Jokowi: Sejarah Baru, Tol Merak-Pasuruan Tersambung

Sumber: Katadata.co.id. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan tiga ruas Tol Trans Jawa di Jawa Tengah (Jateng), yakni Pemalang-Batang segmen Simpang Susun Pemalang-Pasekaran, tol Salatiga-Kartasura, serta Batang-Semarang. Setelah peresmian ini, bukan hanya jalur  Jakarta-Surabaya yang tersambung dengan jalan tol tetapi dari Merak, Banten hingga Grati di Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) juga terhubung dengan jalan bebas hambatan.

“Ini adalah sejarah baru transportasi,” kata Jokowi usai meresmikan ketiga ruas tol tersebut di Jembatan Tol Kalikuto, Kendal, Kamis (20/12). Total panjang Tol Trans Jawa di Jateng yang diresmikan ini mencapai 142 kilometer.

Jokowi mengatakan, kehadiran tol ini akan mempermudah arus logistik, barang, dan manusia. Selain itu, dia menginginkan tol terintegrasi dengan kawasan perekonomian seperti kawasan ekonomi khusus (KEK), kawasan industri, dan pariwisata. “Kami ingin segera bisa terintegrasi,” kata Jokowi.

Untuk pariwisata, Jokowi meminta secara khusus agar lokasi wisata yang berada di sekitar tol segera dikembangkan lebih baik. Tujuannya, agar semakin banyak wisatawan datang dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. “Silakan coba tol Merak ke Pasuruan atau Jakarta ke Surabaya mumpung masih gratis untuk ruas-ruas yang baru,” kata Jokowi.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam sambutannya mengatakan, dengan tersambungnya Merak-Pasuruan maka sepanjang 2015-2018 ada 616 kilometer jalan tol yang dibangun pemerintah. Apabila dibandingkan dengan pembangunan jalan tol periode 1978-2004 yang hanya mencapai 242 kilometer, hal ini menunjukkan perkembangan signifikan. Apalagi jika dibandingkan dengan periode 2004-2005 di mana hanya 75 kilometer jaringan jalan bebas hambatan yang dibangun.

“Kami apresiasi seluruh kementerian dan lembaga (K/L) yang bekerja siang malam,” ujar Basuki dalam sambutannya. Layaknya empat ruas tol baru di Jatim, tarif untuk tiga ruas tol di Jateng ini juga masih gratis hingga Januari 2019.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, kehadiran sejumlah tol baru ini akan mengurangi kemacetan di jalur Pantura. Sselama ini akses di jalur tersebut hanya menggunakan jalan nasional. “Kemacetan akan turun drastis dan harapannya lalu lintas jadi lancar,” kata Budi dalam keterangan resmi Kemenhub. (Reporter: Ameidyo Daud)