Agrobisnis Peluang Besar Dunia Startup Ngawi

Dunia wirausaha di Ngawi mendapat angin segar baru. Pegiat start-up Ngawi sekarang memiliki tempat berkumpul dan berkolaborasi dengan diresmikannya Rumah Inspirasi Cah Angon yang terletak di Jl. Hasanudin 44 Ngawi. Platform co-working space ini digagas oleh Ony Anwar, Wakil Bupati Ngawi yang juga ketua dewan pembina HIPMI Ngawi.

Peresmian co-working space tersebut dilaksanakan 9 Nov 2019, ditandai dengan acara diskusi bersama pegiat start-up IDSF Ngawi. Acara tersebut menghadirkan pembicara Choirul Amri (founder Bumi Retawu Farm ), Indra Sumahawijaya (founder IDSF dan Kodi.id), Arif Budiono (Dosen ITS sekaligus guru startup founder.id).

“Rumah Inspirasi Cah Angon diharapkan ke depan bisa menjadi trigger, pemicu, inspirasi bagi ngawi, Usaha rintisan akan kami saring, dibina, dan dilakukan inkubasi sehingga menjadi start-up berbasis produk unggulan Ngawi” ujar Ony Anwar.

“Ada empat model bidang wirausaha yang saat ini diminati banyak orang. Yakni, agrobisnis, kuliner, kriya, dan fashion. Sebagian besar (wilayah) Ngawi adalah sektor pertanian. Tetapi, kesejahteraan para petaninya belum bagus, maka butuh entrepreneur muda yang mampu menggerakkan iklim agrobisnis,’’ terang Ony.

Sementara itu Choirul Amri yang merupakan founder Bumi Retawu Farm, sebuah peternakan kambing terintegrasi di Ngawi menyatakan dalam sesi keynote bahwa wilayah Ngawi memiliki potensi pertanian dan peternakan yang sangat luas untuk dikembangkan.

“Kompetensi, pengembangan produk dan portfolio adalah kunci untuk mendapatkan kepercayaan investor dan customer. Dengan dukungan teknologi digital, terobosan operasional maupun pemasaran dapat dilakukan dengan biaya lebih efisien”, ungkap Choirul.

Dalam kesempatan tersebut Choirul juga memperkenalkan Ternak.Co, plaform aplikasi manajemen peternakan yang menjadi jembatan antara peternak, investor, dan operator kandang.

Acara tersebut dihadiri juga oleh Ketua DRPD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Ketua KADIN Ngawi Siras Santoso, Ketua HIPMI Ngawi Galih Wiranegara,  serta 200 an orang peserta dari berbagai komponen pegiat wirausaha muda di Ngawi (Red)